Lompat ke konten

Sistem Kontrol Pump Pada Hitachi EX3600-6

kontrol pump power decrease

Sistem kontrol pump pada excavator Hitachi EX3600-6 terdiri dari 3 macam, yaitu kontrol power increase, kontrol power decrease dan kontrol power decrease saat lever pada posisi netral.

Untuk lebih jelasnya adalah sebagai berikut :

1. Kontrol Pump Power Increase (Speed Sensing)

kontrol pump power increase

Fungsi: Mengontrol pump flow rate sesuai dengan variasi kecepatan engine dengan maksud untuk efisiensi penggunaan engine output.

Operasi:
1. Engine speed sensor merubah engine speed kedalam electrical signal, dan mengirimkan signal ini ke MC.
2. Saat engine speed diantara 1600 dan 1750 rpm maka MC menrima lever control signal (front/swing atau travel) dari ELU, MC mengirimkan electrical signal ke power increase solenoid valve sesuai dengan engine speed.
3. Power increase solenoid valve mengalirkan pilot pressure oil sesuai response signal ke main pump regulator, lalu menaikan pump driving power.
4. Hasilnya, aliran rata rata pump masih mengalir dan hydraulic actuator masih berjalan. (Lihat ke OPERASI KOMPONEN/Pump Device group.)
5. Sebagaimana pump driving power meningkat, maka beban engine juga meningkat, sehingga engine speed menurun. Regulator akan menurunkan aliran jika engine speed kurang dari 1600 rpm.

2. Kontrol Pump Power Decrease

kontrol pump power decrease

Fungsi: Mengurangi aliran rata rata main pump saat engine speed kurang dari 1650 rpm untuk memproteksi engine dari overload.

Operasi:
1. Engine speed sensor merubah engine speed kedalam electrical signal dan mengirimkan signal ke MC.
2. Saat engine speed kurang dari 1650 rpm, maka MC menerima signal lever neutral (front/swing atau travel) dari ELU, MC mengirimkan signal ke power decrease solenoid valve untuk mengaktifkan power decrease solenoid valve.
3. Sebagaimana power decrease solenoid valve diaktifkan, pilot pressure oil dari pilot pump dialirkan ke main pump regulator, lalu menurunkan pump driving power. (Lihat ke OPERASI KOMPONEN/Pump Device group.)
4. Sebagaimana pump driving power decrease bekerja, beban engine akan berkurang, lalu kecepatan engine akan naik. Hal ini akan menghindari engine dari overload.
5. Setelah engine speed meningkat 1750 atau lebih, maka MC menghentikan signal ke power decrease solenoid valve, sehingga normal kembali terjadi.

Baca Juga :  9 Tips Merawat Wiring Harness Alat Berat

3. Power Decrease Control (Dengan control lever posisi neutral atau start operasi)

Fungsi: Selalu megaktifkan power decrease control system saat pilot control lever diposisikan neutral untuk mencegah menurunya engine speed saat pilot control lever digerakan.

Operasi:
1. Saat pilot control lever diposisikan neutral, maka pilot lever control signals (front/swing dan travel) dari ELU ke MC menjadi zero (nol). Dalam waktu 0.5 detik, MC mengirimkan signal ke power decrease solenoid valve sehingga solenoid valve tersebut.
2. Saat power decrease solenoid valve diaktifkan, pilot pressure oil dialirkan ke main pump regulator, lalu menurunkan pump drive power. (Lihat ke OPERASI KOMPONEN/Pump Device group.) Pada control ini, power increase solenoid valve tidak diaktifkan.
3. Saat pilot control lever digerakan, MC menerima signal lever control (front/swing atau travel) dari ELU. Selama 0.5 detik, MC secara gradual power decrease solenoid valve sampai OFF, sehingga power decrease control tidak aktif.
4. Power decrease control diaktifkan 0.5 detik ketika mulai lever digerakan, ini akan menghindari turunya engine speed saat tersebut. Saat power decrease solenoid valve tidak aktif, dan engine speed diatas 1750 rpm, maka power increase solenoid valve diaktifkan sebagai kontrol power increase.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *