Lompat ke konten

Common Rail, Bagian-Bagian Dan Cara Kerjanya

common rail

Common rail berfungsi mendistribusikan fuel bertekanan tinggi yang dihasilkan high-pressure pump dan mengirimkannya ke-injector tiap cylinder. Common rail dilengkapi dengan sebuah common rail fuel pressure sensor, flow damper, dan pressure limiter.

Flow damper dipasangkan sebuah fuel injection pipe dan mengirimkan fuel bertekanan tinggi ke injector. Pemipaan (piping) dari pressure limiter dilengkapkan untuk mengembalikan fuel ke tank.

Flow damper

Flow damper berfungsi mengurangi pulsa-pulsa tekanan didalam fuel injection pipe dan mensupply fuel dengan tekanan yang stabilke injector. Jika ada sesuatu fuel mengalir  keluar berlebihan, flow damper bekerjamenutup saluran fuel dan mencegah terjadinya suatu keluarnya aliran fuel yangabnormal.

Jika ada suatu aliran keluar abnormal terjadi,tekanan tinggi menekan piston, sehingga piston dan ball bergerak kekanan seperti pada gambar dan ball menjadi kontak/dudukpada seat. Akibatnya, saluran fuel tertutup.

– Flow Damper saat NORMAL Flow

common rail flow damper saat normal
Saat kondisi normal, Flow damper mengurangi pulsa tekanan di dalam perpipaan bertekanan tinggi dan bertindak untuk mesupply bahan bakar dengan tekanan yang stabil ke injektor.

– Flow Damper saat ABNORMAL Flow

common rail flow damper saat tekanan abnormal
Seperti yang dinyatakan sebelumnya, jika terjadi aliran keluar abnormal, piston akan mengalami tekanan tinggi, sehingga piston dan bola bergerak ke kanan seperti yang ditunjukkan pada diagram dan bersentuhan dengan jok. Akibatnya, saluran bahan bakar dimatikan.

Pressure limiter

common rail pressure limitter

Pressure limiter membuka jika terjadi suatutekanan tinggi yang abnormal, dan bekerjamembebaskan tekanan. Valve membuka jikatekanan fuel didalam common rail mencapaikira-kira 140 Mpa (1,430 kg/cm2), dan bilapressure turun sampai kira-kira 30 Mpa (310kg/cm2), valve menutup dan bekerja memelihara tekanan.

Fuel pressure sensor

pressure sensor

Common rail fuel pressure sensor dipasang pada common rail dan mendeteksi tekanan fuel. Sensor adalah suatu semi-conductor pressure sensor. Sensor ini mengfaatkan karakteristik dari silicon, yang tahanan elektrik (electrical resistance) berubah jika tekanan bekerja padanya.

Baca Juga :  Sistem Injeksi Bahan Bakar Pada Engine

Injector

Fungsi dari injector adalah menginjeksikan fuel bertekanan tinggi dari common rail sesuai dengan signal dari ECU kedalam combustion chamber engine pada timing injection optimum, jumlah fuel injection, ratio fuel injection, dan kondisi pengabutan .

TWV (Two-Way electromagnetic Valve) mengontrol tekanan didalam control chamber dari injector supaya mengontrol start dan finish dari injeksi fuel.
Orifice didalam control chamber mengontrol sudut pembukaan (angle of opening) nozzle untuk mengontrol ratio fuel injection.

Hydraulic piston meneruskan gaya ke-needle valve sesuai dengan tekanan didalam control chamber. Nozzle bekerja untuk mengabutkan keluar fuel yang diinjeksikan.