Lompat ke konten

Cara Kerja Servo Valve Main Pump PC1250-7

konstruksi servo valve

Servo valve pada main pump PC1250-7 berfungsi untuk mengatur jumlah aliran oli yang dihasilkan (discharge) Q1 dan Q2 pada masing-masing main pump PA1 dan PA2. Hubungan antara jumlah aliran pump Q dan sinyal input Pecn yang ke servo valve seperti terlihat pada grafik dibawah. Q bervariasi secara proporsional dengan Pecn.

grafik jumlah aliran dengan input Pecn

Cara Kerja Servo Valve

1. Saat Memperbesar Discharge Pompa

servo valve saat memperbesar discharge

  • Pressure control pump Psv akan menuju ke port a.
  • Pressure sinyal Pecn dari NC valve menuju port b kemudian masuk ke chamber c.
  • Saat pressure sinyal Pecn naik, piston control (8) terdorong kiri oleh pressure di chamber c, dan berhenti pada titik dimana terjadi keseimbangan dengan kekuatan spring (4) dan (4a).
  • Pada saat yang bersamaan, arm (6) menggunakan piston servo (19) sebagai tumpuan akan berayun ke kiri searah piston control (8). Ayunan ini menggerakkan spool guide (13) ke kiri. Sehingga port a dan port d tertutup serta port d dihubungkan dengan chamber drain e.
  • Akibatnya chamber f pada piston servo juga berhubungan dengan chamber e lewat port g dan port d
  • Sementara itu, port a berhubungan dengan port h, maka oli akan mengalir melalui port i menuju chamber j piston 6)servo (19), dan mendorongnya ke arah kiri, memperbesar sudut swash plate, untuk memperbesar jumlah discharge pump.
  • Saat piston servo (19) bergerak, arm (6) berputar searah jarum jamdengan tumpuan tengah pada pin (7). Hingga spool guide (13) bergerak kekanan dan menutup port a, port d dan port h, maka discharge pump akan naik sesuai dengan pressure sinyal Pecn.

2. Saat Memperkecil Discharge Pump

servo valve saat memperkecil discharge

  • Saat pressure sinyal Pecn turun, piston control (8) bergerak ke kanan dan berhenti pada titik dimana terjadi keseimbangan pressure di chamber c dengan kekuatan tension spring (4) dan (4A).
  • Pada saat yang bersamaan, arm (6) menggunakan piston servo (19) sebagai tumpuan akan berayun ke kanan searah gerakan piston control (8). Ayunan ini menggerakkan spool guide (13) ke kanan. Sehingga port a dan port h tertutup serta port h dihubungkan dengan chamber drain e.
  • Akibatnya chamber j pada piston servo juga berhubungan dengan chamber e lewat port i dan port h.
  • Sementara itu port a berhubungan dengan port d, maka oli akan mengalir melalui port g menuju chamber f piston servo (19), dan mendorongnya ke arah kanan, memperkecil sudut swash plate main pump dan memperkecil jumlah aliran pump.
  • Saat piston servo (19) bergerak, arm (6) berputar berlawanan arah jarum jam dengan tumpuan tengah pada pin (7). Hingga spool guide (13) bergerak kekiri dan menutup port a, port d dan port h, maka discharge pump akan turun sesuai dengan pressure sinyal Pecn.
Baca Juga :  Cara Kerja CO Valve Pada PC1250SP-7