Cara Kerja CO Valve Pada PC1250SP-7

Saat CO cancel diaktifkan

Pada dasarnya, CO Valve (Cut Off Valve) pada sistem hidrolik OLSS berfungsi untuk memperkecil sudut swash plate main pump saat tekanan hidrolik pada sistem, akan MENDEKATI nilai reliefnya. Hal ini dimaksudkan agar kehilangan tenaga (loss power) pada engine, berkurang.

Perhatikan gambar berikut !!!

– Jika load atau beban meningkat selama unit operasi dan pressure discharge pump naik mendekati titik penutupan (close point) relief valve, fungsi cut off pada CO valve bekerja untuk mengurangi discharge pump, dengan tujuan untuk menurunkan kehilangan tenaga yang percuma saat relief (loss power)be.
– CO Valve bekerja berdasarkan keseimbangan antara kekuatan spring dengan gabungan pressure discharge pump PA dan pressure output CO Valve (Pec).

Cara Kerja :

1. Saat pressure discharge pump lebih rendah dari relief pressure

CO Valve saat pressure discharge pump lebih rendah dari relief pressure

– Spool (4) akan terus terdorong kebawah oleh spring (3)
– Akibatnya, port 3 dan 4 akan terbuka penuh dan pressure output TVC Pe dan pressure output CO Pec adalah sama.
– Dengan demikian pressure output CO Pec akan menjadi maksimum, sehingga jumlah discharge pump juga akan besar.

2. Saat pressure discharge pump mendekati pressure relief

Saat pressure discharge pump mendekati relief

– Jika beban bertambah dan pressure discharge pump PA mendekati pressure relief, pressure PA akan mendorong piston (5), pada saat yang bersamaan pressure output CO Valve Pec juga mendorong piston (5) ,dan spool (4) akan bergerak ke atas.
– Ketika ini terjadi, aliran oli dari port a ke port b diperkecil oleh coakan yang ada pada spool, dan luar permukaan port b dan port c (drain) menjadi besar.
– Dengan demikian, pressure output CO Valve Pec akan turun, dan discharge pump akan menjadi kecil juga

Baca Juga :  Struktur Dan Cara Kerja VC Valve PC2000-8

3. Saat fungsi CO Cancel diaktifkan

Saat CO cancel diaktifkan

– Jika solenoid heavy lift mendapatkan arus dan bekerja, pressure pilot Pc akan dikirim ke portnya,dan piston (2) akan terdorong penuh ke bawah. Karena itu, seat (6) akan mentok denga seat (7) sehingga tertahan dan tidak dapat bergerak.
– Akibatnya, saat pressure discharge pump PA naik, meskipun saat mencapai relief pressure, spool (4) tidak akan bisa bergerak, maka pressure output CO valve Pec akan tetap besar, sehingga jumlah discharge pump juga besar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.