Struktur Dan Cara Kerja Kompressor AC

Struktur dan cara kerja kompressor AC, alasan untuk menggunakan sebuah kompresor dalam sebuah pendingin tipe evaporation compression adalah untuk mensirkulasikan refrigerant pada siklus pendinginan sehingga refrigerant dapat digunakan secara berulangulang, dan untuk memampatkan refrigerant agar lebih mudah mencair.

Fungsi kompresor dalam siklus pendinginan untuk memampatkan gas refrigerant menjadi temperatur tinggi, dan tekanan tinggi. Dengan demikian refrigerant didalam evaporator yang telah mengambil panas dari udara diruangan dapat mencair dengan merambatkan panasnya secara mudah, bahkan pada temperatur yang biasa (sebagai contoh, pada suhu luar lingkungan 35ºC). Kompresor yang dipakai reciprocating 2- cylinder crank type.

Struktur Kompressor AC

Kompresor adalah sebuah komponen penting dalam sistem pendingin. Ini dapat dibandingkan dengan jantung. Mekanismenya terdiri atas sebagian besar mekanisme kompresi, sistem pelumasan, dan bagian seal shaft. Mekanisme pemampatan dari kompresor tipe lurus bekerja untuk merubah gerakan berputar menjadi gerakan vertikal dari piston dengan bantuan crankshaft. Crankshaft mempunyai ball bearing pada bagian depan dan plain bearing pada bagian belakang. Masing-masing bearing ditumpu oleh crankcase.

Cara Kerja Kompressor AC

Mekanisme tekanan, Katup isap/suction valve diikat dibawah valve plate, katup buang/discharge valve dan stopper valve dipasang pada bagian atas.

1)Langkah isap
Ketika tekanan didalam silinder lebih rendah daripada di bagian isap (bagian tekanan rendah) sebagai akibat bergeraknya piston kearah bawah (pada langkah isap), gas refrigerant masuk ke dalam silinder dengan menekan suction valve untuk terbuka.

Dengan kejadian ini discharge valve menjadi tertutup rapat dengan valve plate menutup saluran discharge pada valve plate. Sehingga gas tidak dapat mengalir kembali dari bagian tekanan tinggi menuju ke silinder.

2)Langkah kompresi
Ketika pressure didalam silinder lebih tinggi daripada di bagian discharge (bagian tekanan tinggi), discharge valve terbuka, menyebabkan gas yang bertemperatur dan bertekanan tinggi dialirkan ke condenser. Dengan kejadian ini , suction valve tertutup rapat dengan valve plate karena karena tekanan dari dalam silinder, menutup saluran isap.

Baca Juga :  Fungsi Dan Sifat Oli Kompressor

Dengan demikian gas tidak dapat mengalir kembali ke bagian isap (bagian tekanan rendah). Dengan cara ini, perbedaan tekanan tinggi dan rendah didalam kompresor dijaga konstan dan gerakan keatas discharge valve pada langkah kompresi dibatasi dengan sebuah stopper valve.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *