Prinsip-Prinsip Dasar Sistem Hidrolik

Contoh penerapan sistem hidrolik

Sahabat teknik, kali ini kita akan sedikit berbicara tentang prinsip dasar sistem hidrolik. Karena dewasa ini prinsip dasar sistem hidrolik banyak sekali di gunakan pada mesin – mesin industri, konstruksi dan armada pertambangan. Sistem hidrolik semakin banyak di gunakan meskipun tersedia sistem – sistem yang lain seperti sistem electronic, pneumatik dan mekanis. Bahkan dalam kehidupan sehari- hari pun, kita juga akan sering munpumpai alat-alat rumah tangga yang bekerja menggunakan dasar sistem hidrolik. Sebagai contoh, dongkrak, mesin penjepit, dan lain sebagainya.

Mengapa sistem hidrolik banyak di gunakan

Ada banyak alasan,diantaranya karena sistem hidrolik cukup sederhana dan bersifat fleksibel,efesien dan memiliki penyaluran tenaga ( power transmission ) sederhana namun kuat. Demikian kerja sistem hidrolik yaitu mengubah gaya suatu bentuk menjadi gaya yang lain.

Kelebihan sistem hidrolik :

  • Rancanganya sederhana ( hubungan – hubungan yang rumit diganti dengan sedikit komponen)
  • Fleksibilitas,, Komponen – komponen sistem hidrolik yang di pasang pada suatu alat berat/ kendaraan hanya mengalami sedikit masalah.
  • Kehalusan atau tenang, sistem hidrolik beroperasi dengan halus, tidak seberapa bising dan sedikit sekali menimbulkan getaran
  • Pengontrolan, dalam melakukan aktifitasnya seorang operator relatif sedikit gerakan dalam mengaktifkan berbagai macam kecepatan dan gaya
  • Sedikit gaya atau tenaga yang hilang, gaya atau tenaga sistem hidrolik dapat di gandakan besar sekali dan di salurkan keseluruh sistem aplikasi hanya sedikit gaya atau tenaga yang hilang
  • Perlindungan terhadap beban kerja berlebihan, sistem hidrolik di lindungi dari kerusakan yang di akibatkan oleh beban kerja yang berlebihan ( over load damage) oleh valve – valve yang bekerja secara otomatis.

Kerugian sistem hidrolik :

Komponen – komponen sistem hidrolik harus sangat presisi, memerlukan perawatan terus – menerus dan teratur, supaya terhindar dari karat dan kerusakan yang disebabkan oleh pengaruh iklim, cuaca dan pengaruh lingkungan kerja.

Baca Juga :  Menghitung Kapasitas Produksi Excavator

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *