Fungsi Dan Cara Kerja Solenoid Valve PC2000-8

Komponen dalam solenoid valve

Fungsi Dan Cara Kerja Solenoid Valve PC2000-8 – Sahabat mekanik alat berat, secara umum cara kerja solenoid valve mirip dengan relay pada komponen listrik, hanya saja fungsi switch pada relay diganti dengan mekanisme valve untuk mengalirkan oli.

Solenoid valve pada PC2000-8
solenoid valve pc2000-8
1. Back pressure compensation valve solenoid valve
2. Swing priority switching valve solenoid valve
3. 2-stage main relief solenoid valve
4. Arm throttle valve (L1) solenoid valve
5. Arm throttle valve (L2) solenoid valve
6. Boom throttle valve (R1) solenoid valve
7. Straight travel solenoid valve
8. Machine push-up solenoid valve
9. Connector
10. Movable core
11. Coil
12. Spool
13. Block
14. Spring
A1: To back pressure compensation valve
A2: To PPC cutoff valve (CV2)
A3: To main relief valve
A4: To pilot valve (PV1)
A5: To pilot valve (PV3)
A6: To pilot valve (PV2)
A7: To PPC cutoff valves (CV1), (CV2)
A8: To main valves (L1), (R1)
P1: From pump
T: To hydraulic tank
ACC:Plug

1. For back pressure compensation, 2-stage main relief, arm throttle, swing priority, straight travel, and machine push-up

Operation/cara kerja

Saat solenoid de-energized
solenoid valve de-energize

  • Karena tidak ada drive current dikirimkan dari controller menuju ke solenoid, coil (11) akan de-energized. Maka spool (12) terdorong ke kiri oleh tension spring (14).
  • Akibatnya, jalur dari port P menuju port A tetap tertutup, dan justru port A dihubung kan dengan port T, dan kembali ke tank.

Saat solenoid energized
solenoid valve energize

  • Saat drive current mengalir dari controller menuju ke solenoid, maka coil (11) energized.
  • Electromagnetic pada coil akan menggerak kan push-pin untuk mendorong spool (12) ke kanan mengalahkan tension spring.
  • Akibatnya, pressurized oil dari pump dapat mengalir melalui port P dan spool (4) menuju ke port A, selanjutnya ke actuator.
  • Pada saat yang bersamaan, port T akan tertutup, sehingga oli tidak bisa mengalir kembali ke tank.
  • Untuk detail, fungsi masing2 sol. Valve, dapat anda lihat pada ” Machine Control System”
Baca Juga :  Flow Control Valve, Fungsi, Jenis Dan Cara Kerjanya

2.For swing holding brake and lock valve
solenoid valve swing holding brake
1. Swing holding brake solenoid valve
2. Connector
3. Coil
4. Movable core
5. Body
6. Plug
7. Spring
8. Spool
9. Body
10. Plug
11. Spring
12. Spool
T: To tank
A: To front and rear swing motors
(for swing holding brake)
To PPC valve (for safety lock)
P: From control pump

Operation/cara kerja

Saat solenoid de-energized

  • Saat tidak ada drive current yang dikirimkan dari swing lock switch atau PPC lock switch, solenoid (2) akan de-energized.
  • Sehingga spool (11) terdorong keatas oleh tension spring (10), untuk menghubungkan port A1 dengan port T, sehingga spool (7) terdorong ke kiri oleh spring (6).
  • Akibatnya port P tertutup, so pressure oli dari fan pump tidak bisa menuju ke actuator, justru oli dari actuator mengalir dari port A2 menuju ke port T dan dikembalikan ke tank.

Saat solenoid energized

  • Saat drive current dikirimkan dari swing lock switch atau PPC lock switch, solenoid (2) akan energized. Dan electromagnetic-nya akan menekan spool (11) ke bawah untuk menghubungkan port P dengan A1, sehingga timbul propulsion force untuk menggerakkan spool (7) ke kanan, melawan spring (6).
  • Akibatnya pressure oli dari fan pump akan mengalir dari port P menuju port A2, dan selanjutnya menuju ke actuator. Sedangkan port T tertutup, menutup aliran menuju ke tank.

3.For Bucket high cancel
high bucket cancel
Outline
Sebuah solenoid valve ON-OFF (switch) and NO (normally open) type, digunakan pada bucket high cancel circuit.

Operation
high bucket cancel operation

Saat solenoid de-energized

  • Saat tidak ada drive current yang dikirimkan dari controller, coil (3) tetap de-energized. Sehingga spool (4) dikembalikan ke posisi neutral oleh tension spring (6).
  • Untuk menghubungkan circuit antara port P dan A serta menutup port T, maka pressure oli dari PPC valve mengalir menuju ke port control Bucket Hi spool.
Baca Juga :  Komponen Dasar Pada Sistem Hidrolik

Saat solenoid energized

  • Saat drive current dikirimkan dari controller, coil (3) akan energized dan electromagnetic akan menggerakkan plunger (2) ke kanan untuk menekan spool (4) juga ke kanan.
  • Sehingga port P tertutup, dan pressure oli dari PPC valve tidak bisa mengalir menuju port control Bucket Hi spool.
  • Pada saat yang bersamaan, port A dan port T berhubungan, untuk mengembalikan oil pada port control Bucket Hi spool ke tank.