Cara Kerja Travel Motor PC2000-8

Travel motor pc2000-8

Secara umum, travel motor pada excavator berfungsi untuk menggerakkan atau memutar sprocket sehingga unit tersebut bisa bergerak maju ataupun mundur. Yang membedakan hanya pada komponen dalam yang dipakai, karena berhubungan dengan ukuran dan berat unit excavator itu sendiri.

1. Ketika kita mulai menggerakkan travel pedal

travel motor pc2000 mulai jalan

  • Saat travel lever anda gerakkan, pressure oil dari pump akan menggerakkan counterbalance valve spool (10) agar menghubungkan dengan parking brake circuit. Pressure oil akan mengalir ke chamber e brake piston (13), untuk menggerakkan brake piston (13) ke kanan dan menekan brake spring (12). Sehingga plate (7) dan disc (8) menjadi disengaged, travel parking brakepun menjadi release.

2. Ketika travel pedal kita kembalikan Netral

travel motor pc2000 stopped

  • Sedangkan saat anda kembalikan travel lever ke posisi neutral, karena tidak ada pressure oli yang menekan-nya maka return spring akan mengembalikan counterbalance valve spool (10) ke posisi neutral, untuk menutup parking brake circuit.
  • Dan pressure oil dalam chamber e brake piston (13) akan dipertahankan dengan mengalirkannya melalui orifice pada slow return valve (18) sampai counterbalance valve spool (10) kembali ke posisi neutral.
  • Saat counterbalance valve spool (10) sudah diposisi neutral, oil dalam chamber e akan dibebaskan melalui orifice f pada brake piston (13) menuju ke case.
  • Sehingga brake piston (13) akan ditekan oleh spring (12) ke kiri, plate (7) dan disc (8) menjadi engaged, untuk mengaktifkan parking brake.

3. Kesimpulannya

  • Brake piston (13) bergerak balik secara perlahan karena pressure oli turun secara bertahap karena adanya slow return valve (18), sehingga memberikan specified keterlambatan waktu (time lag) pada parking brake setelah unit berhenti agar gaya inertia yang masih terjadi, tidak secara langsung dihentikan oleh parking brake.
  • Counterbalance valve bekerja untuk mencegah travel piston motor berhenti secara mendadak dan juga overrunning.
  • Jika anda menjalankan unit pada jalan menurun, berat unit akan menimbulkangaya percepatan, maka unit akan berjalan lebih cepat daripada kecepatan putar motor.
  • Apalagi saat unit anda jalankan dengan engine pada posisi low speed, motor akan berputar tanpa beban atau cenderung mengelinding, dan rasanya akan menimbulkan kondisi berbahaya.
  • Nah, untuk mencegahnya, counter balance valve akan mengontrol jumlah oli pada sisi return untuk mempertahankan constant pressure, hingga anda dapat menjalankan unit dengan kecepatan yang anda inginkan dan sesuai dengan flow oli yang dikirimkan dari pump.
Baca Juga :  Prinsip-Prinsip Dasar Sistem Hidrolik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *