Cara Kerja Fuel Supply Pump Pada PC1250-8

konstruksi fuel supply pump

Fuel supply pump terletak di sebelah kiri engine dan digerakkan oleh timing gear dengan arah putaran searah dengan putaran engine. Supply pump terdiri dari primming pump, feed pump, dan high pressure pump. Fuel supply pump berfungsi untuk menghasilkan fuel bertekanan ke dalam common rail dengan cara mengatur fuel discharge dari fuel pump.

Secara umum supply pump terdiri dari low pressure pump dan high pressure pump. Low pressure pump mempunyai tipe unit internal rotor pump atau trochoid pump yang berfungsi sebagai feed pump. Low pressure pump berfungsi untuk mentransfer fuel dari fuel tank ke high pressure pump. Selain feed pump, fuel supply pump juga mempunyai primming pump yang berfungsi untuk mentransfer fuel dari fuel tank ke high pressure pump dengan cara manual. Biasanya primming pump digunakan pada saat bleeding udara pada fuel sistem.

High pressure pump berfungsi untuk mentransfer fuel ke common rail. Berbeda dengan low pressure pump, high pressure pump mampu mentransfer fuel ke common rail dengan tekanan tinggi. High pressure pump digerakkan oleh cam shaft pada fuel supply pump.

Struktur Fuel Supply Pump

komponen dalam supply pump

Pump control valve (discharge amount control valve) terpasang pada masing-masing silinder fuel pump untuk mengatur sistem pemompaan fuel dan mengatur jumlah fuel outlet pada fuel pump.

Fuel supply pump mempunyai cam dengan 3 buah protusion (cam lobe) sehingga jumlah silinder pada high pressure pump dapat dikurangi menjadi 1/3 dari jumlah silinder engine.

Untuk lebih detailnya adalah sebagai berikut :

  • 2x putaran crankshaft = 1x putaran fuel pump drive shaft
  • 1 high pump = 3 cam lobe
  • Sehingga, 2x putaran crankshaft = 3x proses pemompaan fuel ke common rail
Baca Juga :  Valve Engine, Konstruksi Berikut Cara Kerjanya

Dari pernyataan di atas dapat disimpulkan bahwa :
Dalam 2x putaran crankshaft, akan menghasilkan 6x langkah pemompaan dari kedua high pump (no.1 dan no.2) ke common rail untuk melayani 6 injector.

Jumlah langkah pemompaan fuel ke common rail dalah sama dengan jumlah langlah penginjeksian fuel ke ruang bakar, sehingga memungkinkan tercapainya kestabilan pressure pada common rail.

Pemompaan fuel dari high pressure pump ke common rail terbagi menjadi :

  1. No.1 high pump berfungsi untuk mencegah terjadinya penurunan pressure di common rail pada saat terjadi proses injeksi di silinder no.1, no.3 dan no.5
  2. No.2 high pump berfungsi untuk mencegah terjadinya penurunan pressure di common rail pada saat terjadi proses injeksi di silinder no.2, no.4 dan no.6

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *